Bakesbangpol Lobar Sosialisasikan Bahaya Narkoba melalui P4GN

Foto untuk : Bakesbangpol Lobar Sosialisasikan Bahaya Narkoba melalui P4GN
Share

Giri Menang – (Senin, 31/7/2017) Ancaman dan bahaya penyalahgunaan narkoba khususnya di Kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu atensi dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lombok Barat. Bakesbangpol Kabupaten Lombok Barat melalui Forum Percepatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Wanita/PKK/Dharma Wanita sebanyak 40 orang dari Kecamatan Labuapi dan Kecamatan Gerung yang bertempat di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Lombok Barat pada hari Senin, 31 Juli 2017.

Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba tersebut menghadirkan narasumber dari BNN Provinsi NTB dan dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Lombok Barat. Acara dibuka oleh Bapak H. Lalu Supratman, SIP, Sekretaris Bakesbangpol Kabupaten Lombok Barat yang dalam sambutannya menekankan peran vital keluarga untuk mencegah generasi muda terkena dampak dari narkoba. selain itu juga peran dan keterlibatan dari Pemerintah Desa sangat diperlukan, terutama untuk penganggaran kegiatan pencegahan dampak narkoba di desa dan dusun melalui Dana Desa dan Alokasi Dana Desa.

Pemaparan Materi Sosialisasi kemudian dilakukan secara panel, dimana materi sosialisasi diisi oleh Bapak H. Djunaidi, SH, yang merupakan Sekretaris KPA Kabupaten Lombok Barat yang menguraikan tentang pengidap/penderita HIV/AIDS di Kabupaten Lombok Barat yang ternyata telah menyebar di semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Barat, serta bagaimana cara untuk meminimalisir serta cara menghindar agar tidak terkena HIV/AIDS. Materi selanjutnya disampaikan oleh Bapak Irfan, S.Sos Kasi Pencegahan BNN Provinsi NTB yang menyampaikan tentang jenis jenis narkoba serta gejala dini ketergantungan narkoba, kemudian bagaimana peran serta seluruh elemen masyarakat dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Kegiatan Sosialisasi P4GN kemudian diakhiri oleh pemeriksaan HIV/AIDS bagi peserta sosialisasi yang ingin mengetahui apakah yang bersangkutan terjangkit virus HIV/AIDS atau tidak yang disambut dengan antusias oleh para peserta sosialisasi. (san)

Sambutan
Direktorat Polpum Kemendagri
BNN Provinsi NTB
PPID Lombok Barat
JDIH Lombok Barat