Antisipasi Peredaran Tramadol, Bakesbangpol Lobar Gelar Rakor FKDM

Foto untuk : Antisipasi Peredaran Tramadol, Bakesbangpol Lobar Gelar Rakor FKDM
Share

Giri Menang – (Rabu, 30/8/2017) Fenomena penyalahgunaan obat keras seperti Tramadol di beberapa wilayah di NTB sangat memprihatinkan. Khusus untuk wilayah Kabupaten Lombok Barat, beberapa waktu yang lalu aparat TNI dari Kodim 1606 Lobar bersama masyarakat Gelogor Kecamatan Kediri berhasil mengamankan sekitar 7 ribu lebih butir Tramadol dari seorang pelaku yang diduga pengedar Tramadol.

Hal ini menjadi perhatian serius dari Bakesbangpol Kabupaten Lombok Barat. Untu mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat telah mengeluarkan Surat Edaran kepada seluruh Camat se-Kabupaten Lombok Barat melakukan koordinasi dengan Kapolsek, Danramil serta seluruh Kepala Desa untuk memantau dan mengawasi peredaran Tramadol di wilayah Kecamatan masing masing.

Untuk lebih mengintensifkan pengawasan terhadap peredaran Tramadol tersebut, Bakesbangpol Kabupaten Lombok Barat mengadakan Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Lombok Barat pada hari Rabu (30/8/2017) yang bertempat di aula Bakesbangpol Kabupaten Lombok Barat yang dimpin oleh H. Lalu Supratman, SIP Sekretaris Bakesbangpol Lobar didampingi oleh jajaran dan dihadiri oleh anggota FKDM Kabupaten Lombok Barat serta Petugas Khusus Kecamatan. FKDM terdiri dari berbagai unsur, antara lain dari TNI/Polri, Ormas/LSM serta perwakilan tokoh dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Barat. Rapat FKDM kali ini menghadirkan narasumber dari Pasi Intel Kodim 1606 Lobar dan pejabat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat. Dalam kesempatan tersebut, Pasi Intel Kodim 1606 Lobar memaparkan tentang kronologis penangkapan warga Desa Gelogor Kecamatan Kediri yang diduga sebagai pelaku Tramadol serta bahaya dari Tramadol bagi pengguna/pecandu. Selanjutnya yaitu pemaparan dari pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat yang menyampaikan bahwa penyalahgunaan terhadap obat-obatan golongan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor farmasi/obat mengandung prekursor farmasi menurun seiring dengan bertambah ketatnya pengawasan, namun beberapa tahun terakhir penyalahgunaan terjadi pada beberapa obat lain yang memiliki efek serupa narkotika dan psikotropika, antara lain obat dengan komposisi zat aktif dekstrometorfan dan karisoprodol.

Dalam rakor tersebut dibahas terkait langkah serta solusi untuk meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan keras tersebut yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, bukan hanya tugas pemerintah daerah, namun harus lintas sektor untuk bergerak serta turun tangan menangani persoalan tersebut. (san)

Sambutan
Direktorat Polpum Kemendagri
BNN Provinsi NTB
PPID Lombok Barat
JDIH Lombok Barat